disaat setiap hari dirimu setia menungguku
saat itu pula aku tak memperdulikanmu
disaat ada batu kau melindungiku
saat itu pula aku tak menganggapmu
sekali lagi
disaat ada duri kau mengorbankan dirimu
saat itu pula aku tak menganggap pengorbananmu
setelah sekian lama aku tak memperdulikanmu
tanpa kusadari saat itu waktumu telah berlalu
dan
disaat banyak orang tak mau disakiti
setiap hari tempatmu hanya dikhaki
ya memang tempatmu dikhaki
ya memang dirimu selalu diinjak
tetapi sandallucu
membuatku berani menunduk dan tersenyum
Wednesday, April 9, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

2 comments:
sandalnya...
kapan fokus dibesarkan..?
terima kasih mas donny mengingatkan untuk focus membesarkan sandallucu :)
Post a Comment